Hima ni Toki (暇の時)
Apa
saja yang dilakukan siswa-siswi Jepang
saat waktu senggang ?
Siswa SLTA di Jepang umumnya belajar
di sekolah(がっこ) dari hari senin
hingga hari jumat. Hari sabtu dan minggu mereka libur. Untuk mengisi waktu
senggang saat libur , mereka mengisinya dengan berbagai kegiatan , misalnya
mengunjungi objek wisata , berbelanja ,membaca komik ,menonton Film ,dan pergi
bermain bersama teman – teman.
Bukan hanya itu saja remaja di jepang
juga sering mengisi waktu senggangnya dengan berkaraoke ( カラオケ) bersama teman –teman .berkaraoke untuk
remaja jepang merupakan hal yang biasa dan terbilang terjangkau untuk kalangan
Siswa jepang. Tempat karaoke juga sering mereka jadikan untuk berbincang –
bincang dan saling sharing.
Tidak hanya berkaraoke mereka juga
sering menghabiskan waktu senggangnya dengan membaca komik jepang dan menonton
film atau menonton TV kartun jepang . Kita tahu bahwa banyak sekali karya –
karya hiburan yang ada di jepang yang bisa kita nikmati pula di Indonesia
seperti Doraemon, Naruto, Bleach dan masih banyak lagi karya – karya Bernuansa
jepang yang menarik lainnya. Remaja di jepang juga senang mengisi waktunya
dengan membaca komik, salah satu komik ternama di jepang yang sangat di gemari
remaja hampir di seluruh dunia yaitu Detective Conan, sebuah cerita mesteri yang
menarik untuk kalangan remaja yang menceritakan perjuangan seorang pemuda dalam
memecahkan suatu masalah untuk mewujudkan kebenaran yang sebenarnya. Dan juga komik
Inu Yasha yang menggambarkan cerita kepahlawanan.
Tidak jauh dengan Remaja di Indonesia,
Para siswa jepang biasanya menghubungi temannya untuk bermain ke sebuah tempat atau sekedar mengobrol mengenai sekolah,film,
maupun kisah cinta mereka kepada
temannya. Pada saat tidak ada kegiatan pula.mereka juga melakukan kegiatan yang
berkaitan dengan hobinya masing – masing, secara umum remaja jepang yang duduk
di bangku SMA biasa melakukan kegiatan seperti bermain video Games,
mendengarkan music, mengurus binatang peliharaan,menjelajahi dunia maya melalui
internet dan menekuni Olahraga yang di sukai seperti renang (すいえい),badminton (バドミントン), karate(カラテ), ataupun Voley
(バレーオール .
Permainan Games dapat di nikmati di
rumah ataupun di game center (ゲームセンタ).
Di rumah, Vidio games dapat di nikmati melalui TV, computer atau Laptop bersama anggota keluarga lainnya dengan jenis
permainan yang bervariasi. Remaja jepang juga sangat menggemari Film baik Film
jepang atau film luar seperti Amerika, Eropa ,korea dan Negara lainnya. Cerita
yang mengkisahkan mengenai cinta,persahabat, dan keberanian adalah tema klasik
yang umumnya sangat di gemari anak – anak muda di Jepang. Serial アニメTelevisi yang selalu
popular di jepang juga telah di tayangkan sejak berpulu- puluh tahun yang lalu
dan selalu menjadi tayangan favorit bagi kalangan remaja di Jepang.
Dengan perkembangan IPTEK yang semakin
maju pula seperti saat ini mereka memanfaakan waktunya untuk mengirim E-mail
kepada teman- teman di Negara lain, Orang jepang cenderung suka bergaul dengan
semua kalangan baik itu orang jepang asli ( 日本人) atau orang dari Negara lain. Mereka
saling mengirim e-mail atau saling berhubungan melalui Telephon genggam/Hp ( けいたでんわ). Ada juga yang
saling mengirim Foto (さしん)
melalui Hp atau Internet.
Di luar kegiatan seolah para siswa di
jepang ada yang mengikuti bermacam – macam kursus. Pada malam hari ada juga
siswa yang mendatangkan guru privat untuk bimbingan persiapan ujian, dan banyak
juga yang bersama –sama dengan teman mengikuti bimbingan di tempat kursus,
berbagai macam kursus seperti Kursus music, tari ,menyanyi ataupun Olimpiade ( オリンピク). Selain kursus
mereka juga mengikuti berbagai Ekstrakulikuler seperti Klub Manga lovers, Klub
Music tradisional (日本 の でんとてきな おんがく)
,dengan begitu selain mengisi waktu luangnya mereka juga dapat lebih mengasah
kemampuan diri.
Muda mudi jepang juga sangat menyukai
saat musim semi tiba, saat bunga –bunga sakura bermekaran. Saat senggang itulah
mereka suka berkunjung ke Taman untuk sekedar menyaksikan keindahan Merah muda
si Sakura, tempat yang paling poluler yang sering di kunjungi oleh Para remaja
jepang adalah Kyoto. Selain pergi ketaman mereka juga berkunjung ke kastil -
kastil tua atau oshiro serta ke Otearai(kuil budha), salah satu kastil yang terkenal
adalah kastil Himeji-jo di Hyogo. Sedangkan saat musim panas atau Natsu mereka
berbondong –bondong mengunjungi pantai untuk berenang dan berjemur, tidak
jarang pula mereka mengadakan perkemahan bersama teman – teman atau keluarga (かぞく) di tanah perkemahan
yang umumnya panas. Di jepang juga terdapat Festival musim panas yang
menyerupai pasar malam dan sering di kunjungi sekelompok remaja sebagai pengisi
waktu luang. Menginjak musim dingin banyak sekali pilihan tempat wisata yang
siap mengisi waktu liburan di jepang, biasanya mereka memilih untuk berlibur di
tempat – tempat yang penuh dengan salju untu melakukan olahraga sky, namun
sebagian dari siswa jepang memilih berlibur ke luar negri karna tidak mau
merasakan dinginya musim dingin, Negara yang sering di kunjungi salah satunya
adalah Hawai,Bali, atau singapura.
Hima no toki juga sering di manfaatkan
oleh sebagian siswa jepang untuk menambah uang saku mereka dengan melakukan
arubaito (あるばいち) atau kerja
paruh waktu. Kebanyakan dari mereka bekerja paruh waktu di convenience
store,supermarket,atau restaurant. sebagian dari mereka juga bekerja paruh
waktu sebagai penjaga toko buku,CD dan Vidio. Kerja paruh waktu tersebut
dilakukan setelah pelajaran sekolah telah usai.
Itulah berbagai macam kegiatan yang
umumnya di lakukan para siswa
di jepang saat waktu senggang, dan hal – hal itu tidak jauh dengan kegiatan
yang juga di lakukan oleh kita remaja di Indonesia . dari berbagai kegiatan
tersebut diharapkan kita juga dapat memanfaatkan waktu senggang kita dengan
sebaik –baiknya agar tidak ada waktu yang terlewatkan dengan sia – sia. Masih
banyak lagi kegiatan yang dapat kita contoh dari para remaja jepang, umumnya
mereka tidak suka menganggur dan hanya berdiam diri saja, remaja jepang akan
mengisinya dengan hal – hal positif yang bermanfaat untuk diri mereka sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar