HIDUP BERSAMA
MUSYAWARAH
EGOIS
Kenapa tidak bijaksana? disaat hidup bukan milik sendiri. kenapa tidak musyawarah? di saat banyak jiwa terlibat. Kenapa tidak dilibatkan ? kita dianggap apa? padahal pernyataan "Tugas Guru bukan hanya mengajar" sering digaungkan. Tapi kenapa diskusi saja tidak dilakukan? Apa salah? apa egois? jika guru kemudian lepas tangan ketika ada kasus? ketika saat-saat krusial dalam urusan saja tak pernah melibatkan atau bahkan mengajak untuk berdemokratis.
Wahai para pemegang kekuasaan. jadilah pemimpin yang mendengar suara jiwa-jiwa lainnya. Dunia bukan hanya milik Anda-anda sekalian. Anda-anda semua punya telinga dan hati. keduanya sama-sama berfungsi. kenapa tidak digunakan? kenapa keduanya tidak disinkronkan? kenapa egois menjadi harga mati bagi anda? kenapa sekedar sepatah katapun kita tidak dimintai pendapat? kita punya lisan, kitapunya hati, kenapa tidak sedikitpun telinga dan hati anda menyimak dan kemudian berbagi rasa dan kata seperti hanlnya prinsip musyawarah dan hidup bersama.
Senin, 12 November 2018 12.09
(kantor guru - keluhan tenaga honorer yang tak jauh berbeda dengan para kuli bangunan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar